BerandaArtikelProfil Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tempat Istighatsah-Manaqib Kubro JATMAN

Profil Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tempat Istighatsah-Manaqib Kubro JATMAN

Pondok Pesantren Al-Amanah Bahrul Ulum Jombang kembali menegaskan peran historis dan spiritualnya dalam konstelasi Nahdliyin dengan terpilih sebagai lokasi perhelatan agung Istighatsah-Manaqib Kubro Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN). 

Agenda spiritual berskala besar ini diinisiasi khusus demi mengetuk pintu langit bagi kesuksesan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. 

Perhelatan luhur ini dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 25 Agustus 2026, mulai pukul 19.00 WIB, dan bertempat di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Sebagai bagian integral dari jejaring luhur Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, pemilihan lokasi ini merefleksikan rekognisi atas kapasitas ruang, kematangan manajemen, serta pancaran spiritualitas yang konsisten dipelihara oleh pesantren ini sejak awal berdirinya.

Secara genealogis, Pondok Pesantren Al-Amanah didirikan pada tahun 1984 oleh duet ulama kharismatik, Romo KH. M. Djamaluddin Ahmad dan istri beliau, Ibu Nyai Hj. Huriyyah Fattah. Lahir dari panggilan jiwa seorang pendidik sejati tanpa tendensi pragmatis apa pun, pesantren ini mulanya berkembang secara organik di mana para santri pertama ditampung di kamar ndalem pengasuh.

Seiring melonjaknya arus santri dari berbagai penjuru, dibangunlah kompleks pemukiman santri di belakang ndalem, yang membelah area putra (cikal bakal pondok Al-Muhibbin) dan area putri yang berdampingan dengan Panti Asuhan Al-Fattah. Sebelum berdiri mandiri secara administratif, aktivitas pendidikan santri Al-Amanah bersinergi erat dengan pondok induk, yakni PP Al-Fathimiyyah.

Titik balik institusional terjadi sekitar tahun 2000-an, saat amanah kepemimpinan didelegasikan kepada putri pendiri, Ibu Nyai Hj. Bashirotul Hidayah, M.Pd.I., bersama suami beliau, Abah Dr. KH. Abdul Kholiq Hasan, M.H.I.. Di bawah asuhan rekonstruktif mereka, Al-Amanah mengalami lompatan transformatif yang sangat signifikan, baik dari segi penyediaan fasilitas representatif maupun modernisasi manajemen pendidikan, yang kemudian diikuti dengan ekspansi pendirian Pondok Pesantren Al-Amanah Putra di Dusun Ngeledok, Desa Mojokrapak pada tahun 2005.

Sebagai lembaga tafaqquh fiddin, Pondok Pesantren Al-Amanah memadukan dengan sangat harmonis antara kajian kitab klasik (salafusshaleh) dengan akselerasi keilmuan kontemporer. Pilar kurikulum pesantren bertumpu pada program pengajian weton, Madrasah Diniyah, serta pendalaman Al-Qur’an secara intensif melalui Madrasatul Qur’an dan Jam’iyyah Tahfidzil Qur’an. Di asrama putri, para santriwati ditempa melalui tahapan klasikal Madrasatul Qur’an bin-Nadzor (terbagi atas tingkat naqis, mutawassit, dan makbul yang berujung pada ujian terbuka munaqasyah) serta program tahfidz tiga tahun khatam. Sistem serupa diimplementasikan di asrama putra Mojokrapak dengan penambahan tradisi spiritualitas yang kokoh, seperti Khotmil Qur’an Bil Ghaib setiap hari Jumat dan riyadah Al-Qur’an.

Tak hanya itu, asrama putra dan putri memiliki program unggulan berupa forum Bahtsul Masail guna merespons problematika kontemporer, kajian Qira’ah Sab’ah, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler mulai dari public speaking, seni kaligrafi, selawat Albanjari, hingga seni bela diri. Ekspansi akademik ini juga diwadahi melalui lembaga formal di bawah naungan mereka, seperti Madrasah Tsanawiyah Ilmu Al-Qur’an (MTs IQ) dan Madrasah Aliyah Ilmu Al-Qur’an (MA IQ), yang mencerminkan visi luhur mencetak generasi yang berilmu, beramal saleh secara ikhlas, mandiri, dan berdedikasi tinggi.

Kesiapan Pondok Pesantren Al-Amanah dalam memfasilitasi agenda akbar berskala nasional ini sesungguhnya telah terbentuk lama melalui jalinan ekologis yang intim dengan masyarakat sekitar. Pesantren ini aktif menggerakkan roda spiritualitas publik melalui kegiatan kemasyarakatan berkala, di antaranya pengajian rutin kitab Al-Hikam bersama wali santri, pengajian Selasa Wage bersama kaum ibu, pengajian lintas daerah bersama masyarakat Bawangan Ploso, hingga bakti sosial santunan anak yatim pada 10 Muharram.

Dinamika edukasi yang subur ini terbukti membuahkan reputasi gemilang di mana para santri Al-Amanah kerap mendominasi berbagai kompetisi seni dan ilmiah Islami tingkat Jawa Timur, menyabet gelar juara umum Humapon Bahrul Ulum tahun 2024, serta mencatatkan prestasi impresif dalam bidang pidato bahasa Inggris, kaligrafi, dan musabaqah syarhil Qur’an. Melalui bekal tradisi intelektual yang kuat, fasilitas yang representatif, serta berkah doa para pendiri, Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum Mojokrapak siap menyambut para mursyid, masyayikh, muhibbin, dan jamaah thariqah untuk melantunkan doa keselamatan bangsa menjelang Muktamar ke-35 NU.

Baca juga: Teladan Guru Sufi dari Tambakberas Jombang


Referensi:

Sejarah PP Al-Amanah Bahrul Ulum Tambakberas Jombang https://ppalamanahbu.com/sejarah/ 

Video Profil Pondok Pesantren Al – Amanah Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, https://youtu.be/Ooj44wI8foY?si=zviQ5unzAqw26YmL

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine