Pekalongan, JATMAN Online
Idarah Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Kota Pekalongan periode khidmat 2026–2030 langsung menyusun langkah strategis usai pelantikan kepengurusan. Organisasi otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang bergerak di bidang tarekat tersebut menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana di Aula Lantai 2 Masjid Jami’ Kauman Kota Pekalongan, Ahad (12/7/2026).
Rapat kerja tersebut menjadi forum penting bagi jajaran pengurus JATMAN Kota Pekalongan untuk merancang, membahas, dan menetapkan program kerja selama masa kepengurusan 2026–2030. Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pekalongan, Dr KH Moch Machrus Abdullah, Lc., M.Si.
Acara diawali dengan sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari registrasi peserta, pembacaan tahlil, lantunan ayat suci Al-Qur’an, Salawat Thoriqiyah, hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Wakil Rais Syuriyah PCNU Kota Pekalongan, KH Fahrudin.
Rais Idarah Syu’biyyah JATMAN Kota Pekalongan, Kiai M Mujib Hidayat, menyampaikan bahwa Raker perdana tersebut menjadi momentum strategis untuk menyusun arah gerakan organisasi agar lebih terencana dan memberikan manfaat luas.
Menurutnya, sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, JATMAN harus memiliki program yang selaras dengan visi dan perjuangan NU, terutama dalam membangun kualitas spiritual masyarakat.
“Tujuan utama raker ini adalah menyusun peta jalan dan program kerja agar tazkiyatun nufus atau proses membersihkan jiwa dan hati dapat terwujud. Kebaikan seseorang sangat bergantung pada kondisi hatinya. Jika hatinya baik, maka perilaku dan langkahnya juga akan baik,” ujar Kiai Mujib.
Ia menjelaskan, keberadaan JATMAN tidak hanya berorientasi pada penguatan internal organisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Kiai Mujib menyoroti sejumlah persoalan sosial yang berkembang di Kota Pekalongan, seperti meningkatnya kasus judi online, pelecehan seksual, kenakalan remaja, hingga penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan peran aktif berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.
Melalui program kerja yang akan dirumuskan, JATMAN Kota Pekalongan berkomitmen memperluas kontribusi sosial dengan berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung.
“JATMAN tidak hanya berbicara tentang organisasi, tetapi juga bagaimana memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas. Selain pengajian dan istigasah rutin, ke depan kami akan menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah dan berbagai instansi untuk mewujudkan kemanfaatan, kesejahteraan, kedamaian, dan ketenteraman Kota Pekalongan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Pekalongan, Dr KH Moch Machrus Abdullah, Lc., M.Si., memberikan apresiasi terhadap antusiasme pengurus JATMAN yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai jumlah peserta yang hadir menunjukkan semangat besar dalam menjalankan roda organisasi.
Menurut Kiai Machrus, program kerja hasil raker harus mampu menjawab kebutuhan umat dengan konsep yang jelas dan realistis. Ia meminta agar setiap program memenuhi tiga prinsip utama, yakni aplikatif, adaptif, dan memiliki skala prioritas.
“Semangat para pengurus menunjukkan komitmen yang luar biasa. Namun karena masa khidmat kepengurusan memiliki batas waktu, program yang disusun harus benar-benar menjadi prioritas dan menyentuh kebutuhan dasar umat,” tegasnya.
Ia berharap JATMAN Kota Pekalongan dapat mendahulukan program unggulan yang memiliki dampak nyata sebelum mengembangkan agenda lainnya hingga akhir masa kepengurusan.
Raker perdana JATMAN Kota Pekalongan tersebut diikuti oleh Pengurus Harian, Lajnah, serta anggota organisasi. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang dipimpin oleh Prof Dr KH Imam Kanafi selaku Katib.
Dalam tahapan berikutnya, peserta dibagi ke dalam sejumlah komisi untuk membahas rancangan program kerja, menyusun rekomendasi internal dan eksternal organisasi, hingga menetapkan hasil akhir melalui Sidang Pleno II dan III.
Melalui raker tersebut, JATMAN Kota Pekalongan berharap mampu membangun program kerja yang terarah, responsif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan Kota Pekalongan.



